Apr 17, 2026

Hordeolum, Si Bintit Keseringan Mengintip?


Harus sering-sering dikompres air hangat. Selalu jaga kebersihan mata. Cuma itu sih saran dari dokternya. Oh iya, sementara mengurangi konsumsi telur dulu.

"Kalau pecah, nanti ditekan, keluarkan semua nanahnya. Kalau tinggal darah, berarti sudah bersih". Serem nggak sih dapat instruksi seperti itu untuk benjolan kecil di kelopak mata. Kalau jerawat di pipi, sudah biasa ya. Lha ini di mata lho. Tapi dokternya bilang, aman. 

Sepulang dari RS Citarum, langsung eksekusi. Kompres mata dulu, baru pake cutton bud buat neken si bintit itu. Nanahnya sudah keluar. Trus dioles salep mata. Nggak terlalu sakit ternyata. Nggak diresepkan obat minum juga sih. Semoga nggak kena bintitan lagi. 

Bintitnya muncul Sabtu malam. Saya ke dokter Senin malam, ke klinik 24 jam. Diresepkan salep, obat minum untuk gatal dan nyerinya. Hampir seminggu belum sembuh. Tidak mengempis, justru makin besar dan makin banyak nanahnya. Terasa mengganjal di mata. Makin gatal juga. Jumat pagi, saya ke dokter spesialis mata di Citarum.

Orang jaman dulu bilang kalau bintitan karena sering mengintip. Iya, saya wajib mengintip saldo tiap hari 🤣🤣🤣. Piye jal? Namun penyebab medisnya adalah infeksi bakteri. Menjaga kebersihan mata dan tangan adalah kuncinya.

No comments:

Post a Comment

Teman-teman boleh meninggalkan apapun disini. Sekedar say "hello", komentar, jejak dan lainnya. Terimakasih. (Tapi jangan anonim ya, ntar bingung mao berkunjung kemana)