Harus sering-sering dikompres air hangat. Selalu jaga kebersihan mata. Cuma itu sih saran dari dokternya. Oh iya, sementara mengurangi konsumsi telur dulu.
Showing posts with label bintitan. Show all posts
Showing posts with label bintitan. Show all posts
Apr 17, 2026
Oct 6, 2015
Cerita Saya Tentang Hordeolum Internum
Mau cerita soal hordeolum ah. Iya, saya
lumayan sering menderita penyakit yang satu ini. Hordeolum internum.
Kalau bahasa lokalnya bintitan atau timbilan. Nggak keren banget kan?
Bikin penampilan enggak banget.
Jadi hordeolum internum itu, bintitan di kelopak mata bagian dalam.
Bintitan atau timbilen atau dalam istilah kedokterannya disebut hordeolum bukanlah disebabkan karena kebiasaan mengintip seperti yang sering disebut-sebut dalam mitos. Hordeolum adalah infeksi atau peradangan pada kelenjar di tepi kelopak mata bagian atas maupun bagian bawah yang disebabkan oleh bakteri, biasanya oleh kuman Stafilokokus (Staphylococcus aureus). Hordeolum dapat timbul pada 1 kelenjar kelopak mata atau lebih. Kelenjar kelopak mata tersebut meliputi kelenjar Meibom, kelenjar Zeis dan Moll. (sumber)
Jadi hordeolum internum itu, bintitan di kelopak mata bagian dalam.
Bintitan atau timbilen atau dalam istilah kedokterannya disebut hordeolum bukanlah disebabkan karena kebiasaan mengintip seperti yang sering disebut-sebut dalam mitos. Hordeolum adalah infeksi atau peradangan pada kelenjar di tepi kelopak mata bagian atas maupun bagian bawah yang disebabkan oleh bakteri, biasanya oleh kuman Stafilokokus (Staphylococcus aureus). Hordeolum dapat timbul pada 1 kelenjar kelopak mata atau lebih. Kelenjar kelopak mata tersebut meliputi kelenjar Meibom, kelenjar Zeis dan Moll. (sumber)
12 Mei 2015
Waktu itu, tiba-tiba mata jadi pegel,
gatal dan sakit. Esok harinya jadi bengkak. Langsung deh berobat ke
dokter spesialis mata yang ada di RS Pantiwilasa Citarum.
Periksa-periksa, sedikit konsultasi, dikasih resep. Asli, langsung
kempes dan nggak sakit. Tapi masih ada sedikit sisa di mata, sebesar
jerawat gitu. Nggak ada rasa sih. Saya mikirnya, ntar kalau obatnya
habis juga bakalan kempes sendiri. Resep obat untuk seminggu. Nggak boleh konsumsi sea food, coklat, kacang dan telur.
Seminggu berlalu, nggak ilang-ilang
juga tu bintit. Malu lah tiap hari bawa tu bintit. Tapi ya sudahlah.
Akhirnya lama-lama jadi terbiasa dan nggak malu. Malunya udah dibuang jauh. Kalau ada yang nyeletuk soal bintitan, saya senyum aja.
20 Agustus 2015
Si bintit itu bikin ulah lagi.
Gatalllll dan pegel, tapi nggak bengkak. Oke, mari ke dokter lagi.
Saya berobat ke Klinik Civita Tlogosari, mampir bentar pas berangkat
kerja. Diperiksa, konsultasi dikit, trus dikasih resep. Si dokter
(umum) bilang, kalau bintitan bisa juga karena alergi mengingat riwayat
bintitan saya yang berulang. Si dokter menyarankan untuk tes alergi
supaya nggak berulang bintitannya. Dan dia juga bilang, kalau mau
cepet ihlang ya di insisi. Insisi adalah tindakan medis untuk
ngeluarin isi bintit itu, ya kayak bisul gitu lah. Dikeluarin
nanahnya.
22 Agustus 2015
Dua hari kemudian saya datang lagi ke dokter itu, dan mulailah mata saya disayat dan dibersihkan. Pas prosesnya sih nggak seberapa sakit ya, lha wong di bius. Sesudah efek biusnya ilang, sakitnya duh Gusti, ampun. Insisi dilakukan di kelopak luar.
Dan tidak sembuh juga. Sepertinya proses pembersihannya kurang, ada bekasnya lukanya pula. Hhhuhuuuu.... Mahal pula. Nyesel deh.
19 September 2015
22 Agustus 2015
Dua hari kemudian saya datang lagi ke dokter itu, dan mulailah mata saya disayat dan dibersihkan. Pas prosesnya sih nggak seberapa sakit ya, lha wong di bius. Sesudah efek biusnya ilang, sakitnya duh Gusti, ampun. Insisi dilakukan di kelopak luar.
Dan tidak sembuh juga. Sepertinya proses pembersihannya kurang, ada bekasnya lukanya pula. Hhhuhuuuu.... Mahal pula. Nyesel deh.
![]() |
| Begitu perban dibuka, taddddaaaa... Penampakannya seperti ini. Sakit... |
![]() |
| Tuh, bintitnya nggak mau pergi |
Akhirnya saya ke BKIM (Balai Indera
Kesehatan Masyarakat). Saya sudah tiga kali di insisi di sana.
Bintitan juga, tapi dulu sekitar tahun 2008. Prosesnya cepet,
antrinya yang lama. BKIM ini juga menerima rujukan pesien BPJS, jadi
ya harap sabar. Petugas medis yang melakukan insisi ternyata masih
sama dengan 7 tahun lalu. Sambil di insisi, sambil ngobrol, jadinya
nggak terlalu berasa. Insisi dilakukan dari dalam kelopak mata. Pas
biusnya ilang, nggak sakit sih. Perban juga bisa langsung dilepas
keesokan harinya. Pastinya, nggak keliatan bekas lukannya ^_^
Jadi total insisi bintit yang pernah dilakukan di mata kanan saya jadi empat, kiri satu kali.
Jadi total insisi bintit yang pernah dilakukan di mata kanan saya jadi empat, kiri satu kali.
Tips untuk yang sering bintitan? Apa ya? Jaga kerbersihan mata kali ya. Jangan ngucek-ucek mata pakai tangan, apalagi belum cuci tangan. Trus, jaga kesehatan. Kalau daya tahan tubuh lagi nggak baik, penyakit bisa mudah menyerang. Oia, jangan keseringan intip saldo, saran teman saya :D
Subscribe to:
Posts (Atom)




