Nov 1, 2026

Pohon Johar

Warga Semarang sudah tentu tahu Pasar Johar. Pasar tradisional yang manjadi salah satu ikon kota Semarang. Pasar Johar Semarang memiliki nama unik karena diambil dari nama pohon johar yang dahulu banyak tumbuh di sekitar kawasan tersebut. Namun, apakah warga Semarang tahu wujud  pohon johar? 

Pohon johar dengan nama ilmiah Cassia siamea Lamk merujuk pada tanah asalnya yaitu di Siam, Thailand. Pohon johar merupakan flora asli yang banyak ditemukan di Asia Tenggara. Persebarannya meluas sampai ke Amerika Tengah, Afrika Barat, Afrika Timur, dan Afrika Selatan.  

Kebetulan di depan rumah saya ada pohon johar yang tinggi. Tapi sayang bukan milik saya. Batangnya besar, memiliki daun majemuk dan menyirip genap. Anak daun pada setiap tangkainya bulat panjang, ujung dan pangkalnya membulat atau menumpul dengan tepi yang rata. 

Daun Johar

Bunganya berwarna kuning cantik. Foto saya ambil setelah dipetik. Terlalu tinggi untuk di foto ketika masih di pohonnya. Bunga terkumpul di ujung ranting. Berisi 10 – 60 kuntum yang terbagi lagi ke dalam beberapa tangkai (cabang). Memiliki mahkota yang berwarna kuning cerah berjumlah lima. 

Bunga Johar

Buahnya seperti polong yang pipih dan berbelah dua. Setiap 1 bagian buah terdiri atas 20 – 30 biji dengan bentuk yang pipih dan berwarna coklat terang. 

Buah Johar

Pohon johar memiliki manfaat untuk kesehatan. Beberapa bagian dari tanaman johar yang dapat berguna sebagai obat yaitu akar, batang atau kayunya, dan daun. Akar pohon johar bermanfaat untuk mengobati cacingan. Kulit akar johar mengandung lupeol, betalin dan di antrakinon. Di Kamboja, kayu johar direbus dan dimanfaatkan sebagai obat kudis. 

Berbeda lagi dengan daun pohon johar. Kandungan flavonoid dalam daun johar dapat menangkal radikal bebas yang menimbulkan berbagai gangguan kesehatan seperti pernafasan dan kanker. Air rebusan daun johar dapat pula menurunkan gula darah dan antibakteri. 


Yasmin dan pohon johar di depan rumah

Dahulu ada beberapa pohon johar yang tinggi. Namun semuanya ditebang, takut roboh menimpa rumah. Padahal kalau banyak pohon, depan rumah menjadi adem dan banyak kupu-kupu ketika musim hujan. Sekarang hanya tersisa sedikit pohon johar. Semoga dia bertahan berpuluh-puluh tahun lagi.

No comments:

Post a Comment

Teman-teman boleh meninggalkan apapun disini. Sekedar say "hello", komentar, jejak dan lainnya. Terimakasih. (Tapi jangan anonim ya, ntar bingung mao berkunjung kemana)