Kisah para pemburu berita atas nama kebenaran. Oh So-Ryong (Kim Hye-Soo) wanita tangguh pemimpin Trigger, sebuah tim jurnalisme investigasi. Bersama tim andalan, mereka menggali kasus-kasus tak terpecahkan hingga kasus yang memang sengaja di tutup-tutupi dan terlupakan.
Han Do (Jung Sung-Il) bergabung di tim Trigger dengan koneksi orang dalam. Meski pemula, dia langsung menjadi pegawai tetap. Sikapnya agak nyleneh. Namun akhirnya bisa bekerja sama dengan baik.
Diawali dengan mengungkap kasus kebun opium di dalam sebuah rumah ibadah. Pemimpin sekte Naungan Iman berkedok agama, menanam dan mengedarkan narkoba untuk kepentingan pribadi. Dilanjutkan dengan penggalian kasus runtuhnya gedung di haksung-dong.
Tapi tugas utamanya adalah mengungkap kasus hilangnya Cha Seong-Wook. Seorang selebriti yang menghilang selama 20 tahun. Besar kemungkinan menjadi korban pembunuhan. Tersangka utamanya Cho Hae-Won (Choo Ja-Hyun) tiba-tiba kembali ke Korea setelah 20 tahun menetap di Amerika. Ada apakah? Cho Hae-Won adalah putri konglomerat grup Hansu. Adiknya menjadi anggota majelis dewan, yang tentu saja berkat koneksi dan kekuasaan ayahnya. Makin digali kasusnya, makin mencengangkan hasilnya. Ternyata tidak berhenti di kematian Cha Seong-Wook saja, namun ada skandal lain yang lebih menggemparkan. Perdagangan perempuan di bawah umur dan puluhan jenazah ditemukan di properti pribadi keluarga Cho.
Skandal keluarga Cho juga melibatkan CEO KNS, Koo Hyeong-Tae (Shin Jung-Keun). Masa lalu dan perjanjian apa yang membuatnya menutupi kasus hilangnya Cha Seong-Wok.
Tim jurnalisme investigasi yang tugasnya mirip dengan para detektif kejahatan dan kekerasan. Mereka hanya mengungkap fakta, selebihnya akan diserahkan ke kepolisian untuk proses hukum selanjutnya. Acara televisi nasional Trigger tidak menerima sponsor agar hasil penyelidikannya tetap obyektif.
12 episode yang seru. Ada lucunya, ada sedihnya, ada akward nya. Komplit.
Tapi bener ya. Dengan kekuatan media dan netizen, kasus terbengkalai akan diselidiki lagi. Mirip di dunia nyata. The power of netizen. Media masih bisa dibungkam, tapi netizen tidak akan bisa dibungkam.
No comments:
Post a Comment
Teman-teman boleh meninggalkan apapun disini. Sekedar say "hello", komentar, jejak dan lainnya. Terimakasih. (Tapi jangan anonim ya, ntar bingung mao berkunjung kemana)