Sep 7, 2012

Bahasa Singkat Multi Tafsir

Kemarin siang pak bos tiba-tiba ym "bon tgl brp?"

Dan dengan PeDe sePeDe PeDenya, saya jawab "Masih (sekian) juta, dengan rincian A (sekian) juta, B (sekian) juta, C (sekian) juta bla bla bla." Saya menafsirkan bon (kasbon) tinggal berapa? Saya berpikir nominalnya.

Beberapa saaat kemudian, Pak  Bos ym lagi "Kita ngeluarkan bon tanggal berapa?"
Hahaaa...hadeh.... penulisan singkat memang kadang menimbulkan multitafsir. 

Kalau untuk masalah yang saya alami mungkin tidak seberapa efeknya, hanya berasa tulalit saja di depan bos. Nah, kalau masalahnya agak-agak rawan, ya bisa berabe. Jadi sebisa mungkin, menulis memang tidak disingkat. Tanpa disingkat saja, bahasa tulisan kadang menimbulkan banyak pemahaman. Sering kan timbul kendala atau masalah hanya karena salah menafsirkan isi pesan singkat? Saya pernah :D

Sep 5, 2012

Seniman Kertas

Entah sejak kapan saya jatuh cinta pada kreasi kertas. Dari mulai origami sederhana hingga kreasi kertas tingkat tinggi. Tapi entah kenapa saya tidak terlalu suka dengan papercraft, dimana pola berwarna dicetak pada kertas, kemudian digunting dan dirangkai. Beberapa seniman yang berkecimpung di dunia kertas yang saya tau dan saya suka karya-karya mereka diantaranya adalah:

1. Su Blackwell
Seniman kertas ini berasal dari Inggris. Wanita berbakat yang menginspirasi saya untuk memanfaatkan koran atau buku bekas. 


Untuk melihat karyanya yang lain bisa mengunjungi situsnya di www.sublackwell.co.uk

2. Zoe Bradley
Wanita yang satu ini hobi banget bikin baju dari kertas. Dan hasilnya WOW. Sebenarnya, tidak semua karya Zoe Bradley berupa baju. Karya yang paling saya suka adalah  gaun terbuat dari 3.000 origami mawar merah yang dipamerkan di New Town Plaza.


Untuk melihat karyanya bisa mengunjungi situsnya www.zoebradley.com

3. Calvin Nicholls
 Kalau sekilas dilihat, nggak nyangka loh jika karyanya berbahan dasar kertas. Kertas dengan imajinasi dan kreatifitas menghasilkan karya yang luar biasa. Calvin berasal  dari Kanada dan sudah menggeluti dunia kertas sejak lama.


Untuk melihat karyanya bisa mengunjungi situsnya www.calvinnicholls.com


Masih banyak seniman-seniman kertas berbakat lainnya termasuk dari Indonesia tentunya.

Aug 28, 2012

Rare Beast - Binatang Langka yang Membawa Petaka

Judul        : Rare Beast
Penulis      : Charles Odgen
Penerbit   : Matahati
Halaman   : 159 halaman










Edgar dan Ellen adalah sepasang anak kembar yang tinggal di sebuah rumah kecil, tinggi dan kelabu memberi kesan tidak terawat di daerah Nod’s Limb. Edgar dan Ellen terkenal karena kenakalannya. Setiap hari ada saja keisengan yang mereka lakukan. Kedua kembar ini berbeda dengan kebanyakan anak-anak di Nod’s Limb. Pada musim panas, mereka malah menghabiskan waktu bermain petak umpet di rumahnya. Tentu saja petak umpet in berbeda. Permainan akan berakhir jika salah satu sudah “menaklukan” yang lain setelah menemukannya, artinya mereka harus bergulat terlebih dahulu.

Jika sudah bosan saling menganggu dan menggoda, mereka akan mempermaikan Pet. Pet adalah biantang peliharaan Edgar dan Ellen. Pet tidak tampak seperti binatang lain. Tidak punya sisik atau bulu. Badannya hanya terdiri dari gulungan rambut panjang berwarna gelap mirip seperti rambut palsu usang dan kotor. Hanya memiliki satu mata berwarna kuning di atas tumpukan rambut itu. Bosan dengan permainan yang sama setiap hari membuat Edgar dan Ellen mencari ide lain. Namun, ide-ide mereka berdua memerlukan biaya dan uang unutk membeli peralatannya.

Suatu hari tanpa sengaja, Edgar dan Ellen melihat acara televisi yang membahas tentang binatang langka dan eksotis. Seketika, Edgar dan Ellen mendapat ide untuk berjualan binatang langka. Namun, darimana mereka berdua mendapatkan binatang langka tersebut? Berhasilkah mereka memperoleh banyak uang? Baca sampai tuntas ya! Akan diceritakan kenakalan yang dilakukan hingga akhirnya mereka mendapatkan akibat dari kenakalan itu. Sungguh, binatang langka yang membawa petaka.

Cerita si kembar yang super bandel ini mudah untuk dipahami. Cerita anak? Menurut saya tidak. Kenakalan yang tidak wajar untuk anak-anak berusia 12 tahun. Namun, tetap saja ada pelajaran yang bisa diambil di akhir buku. Setiap perbuatan akan mendapat balasan. Namun, jika anak-anak membaca buku ini, sebaiknya tetap didampingi orang tua.

Beberapa kutipan kenakalan Edgar dan Ellen.

“… Waktu kau sibuk dengan Nyonya Tukang Susu, aku ambil beberapa obat urus-urus – yang kau curi dari Heimertz – dari tasmu dan mencampurnya dengan segelas air. Obat itu membuat air keruh seperti susu dan cukup untuk membuat dia bolak-balik ke kamar mandi!”

**
Pak Crapple berjalan sambil menjaga keseimbangan, dan kakinya bergetar karena berat. Petuga pos itu berjalan dengan goyah ke kiri dank e kanang seraya tulang punggungnya berkertak tiap kali bergerak. Edgar memasukkan batu ke dalam tas Pak Crapple.

**
Dengan cepat Ellen mengikat Edgar yang berusaha melawan, lalu naik ke atas meja dan beridiri di atas badan Edgar. Dengan jelas Edgar bisa melihat benda yang dipegang kakaknya. Bandul tajam berbentuk setengah lingkaran di salah satu ujung tali emas. Edgar tahu benda itu; dialah yang merancang alat itu untuk memotong bendera-bendera partai politik selama masa kempanye di Nod’s Limbs. Ellen memegang tali bandul di atas adiknya lalu dia ayunkan pelan-pelan. Besi tajam berbentuk bulan sabit itu berayun dengan teratur. Ellen tersenyum sambil sedikit demi sedikit mengulurkan tali, membuat bandul itu turun beberapa sentimeter


 Rate: 2.5/5

Aug 11, 2012

Skripsi, Lulus, Revisi, Selesai :D

Lega rasanya begitu mendengar "Anda dinyatakan lulus".
Antara senang dan lega. Bersyukur, satu tahap telah terlewati. Sidang skripsi dilaksanakan Senin kemarin tanggal 6 Agustus 2012. Deg-degan pas memasuki ruangan. Tapi semua berjalan lancar. Alhamdulillah.

Sore itu, saya tidak sendirian. Ada dedek yang menemani ibuknya melalui semua itu. "Makasih ya dek".

Jumat kemarin, revisi sudah selesai. Beban di pundak serasa diangkat. Wah, bahagia sekali. Tinggal menikmasti libur lebaran dengan tanpa beban.

Lanjut S2? Nanti dulu deh, mau santai sejenak menunggu kelahiran dedek yang udah ditunggu-tunggu selama hampir setengah tahun.

Jul 30, 2012

Kolak Gratis Berhadiah

Senin minggu lalu, ada keramaian di depan kantor, tepatnya depan kantor BPR. Kebetulan sekali kantor BPR Gunung Rizki bersebelahan dengan tempat saya bekerja. Ada mas-mas dan mbak-mbaknya lagi bagi-bagi kolak. Kalau bulan Ramadhan seperti saat ini, memang banyak kan ya yang bagi-bagi kolak atau nasi. Nah, kalau yang ini agak beda sih. Judulnya Kolak Gratis Berhadiah 2012. Ha...? Beneran itu?

Ya itu sih yang diteriakkan para karyawannya. Kendaraan yang melintas dihentikan untuk dibagi kolak gratis. Tapi ada acara nulis2 kupon segala. Di kupon itu mencantumkan nama, alamat dan no henpon. Dari informasi, kupon akan diundi setelah lebaran nanti. Kalau biasanya, kita dapat kupon doorprize jika kita membeli produk-produk tertentu selama periode tertentu pula. Nah, kalau ini nggak perlu beli produk, malah dikasih kolak.

Hadiah yang akan diundi berupa:
1 buah kulkas
2 buah DVD Player
3 buah Kipas Angin

Lumayan sih kalo bisa dapat salah satunya :D 
*berdoa

SRC Juli Tertunda

Seharusnya buku Juli yang sudah saya targetkan untuk dibaca dan direview selesai. Namun, banyak sekali kendala di bulan ini. Bahkan, belum sepat tersentuh sama sekali. Ya sudahlah, jadwal mundur saja. Entah kapan selesainya :D

Target buku saya bulan ini berjudul The Expected One karya Kathleen McGowan.

Permusuhan Politis, Cinta Segitiga yang Rumit dan Misteri Injil Tulisan Maria Magdalena.

Tagline yang ada di covernya. Kalimat yang menarik bukan? Sepertinya seru. Tapi tebelnya, ampun dah. 600 halaman lebih. Tapi, harusnya seminggu juga udah kelar itu. 

Semangat. Tinggal sehari lagi dari deadline :D

Jul 25, 2012

Kado Indah di Bulan July

Membahagiakan sekaligus mengharukan. Akhirnya Allah memberikanmu di bulan ke enam pernikahan. Seorang janin kini mulai tumbuh dalam rahim saya. Senang sih, tapi jadi harus lebih extra hati-hati. Dulu, saya tipe orang yang gedebugan,pencilakan sana-sini, kini harus bisa meredam diri. Tenang.

Saya pikir, hamil akan sangat "merepotkan" dimana setiap hari mengalami morning sick atau lebih parahnya nggak doyan makan. Kan banyak tuh, teman-teman yang gitu. Alhamdulillah, dede baik hati. Emaknya nggak dibikin repot dengan acara mual-mual, muntah-muntah maupun nggak nafsu makan. Emaknya tetep bisa bekerja, tetep bisa beraktifitas seperti biasa. Hanya saja nafsu makannya sedikit bertambah. Nggak ding, bukan sedikit tapi banyak. :D

Memasuki bulan Ramadhan, dede juga baik baget. Emaknya masih bisa menjalankan puasa dengan lancar. Ya walapun kadang-kadang dede rewel juga, tapi di elus-elus sebentar juga udah tenang. 

"Adik pinter. Semoga jadi anak soleh/solehah ya nak".

Jul 6, 2012

Boneka Flanel Babi

Ini kelanjutan dari boneka keledai beberapa waktu lalu. Masih seputaran flanel dan ebook gratisan. :D

Ini aslinya
 
















Ini polanya


 
Ini cara buatnya


 

Dan ini hasil tangan saya. Nggak mirip sih, tapi tetep unyu kan? :D Dengan tambahan pita pink, jadi lebih cantik.


Jun 29, 2012

Selimut Debu - Menyibak Cadar Negeri Cantik nan Memikat



Judul          : Selimut Debu
Penulis        : Agustinus Wibowo
Penerbit     : Gramedia

Halaman     : 461 Halaman





Disini semua mahal. Yang murah cuma satu: nyawa manusia.
Itulah sepenggal kalimat pembuka yang ada di cover buku setebal 461 halaman. Apa yang kali pertama terlintas dalam otak jika mendengar nama Afganistan? Taliban? Negara penghasil opium terbesar? Ataukah negeri perang dengan wanita tertutup burqa? Afghanistan bukan hanya sekedar itu.

Saya mengenal Afghanistan hanya sebatas informasi dari televisi maupun internet. Afghanistan mulai terkenal ketika  Amerika Serikat menyerang Taliban atas tuduhan serangan 9/11. Sejak itu, Afghanistan identik dengan pertempuran, kemiskinan, dan keterbelakangan. Namun, Afghanistan bukan hanya sekedar itu.

Agustinus Wibowo menjelajah Afghanistan, sebuah negara yang tidak populer di kalangan backpacker maupun traveller. Namun Agustinus Wibowo justru menikmati perjalanannya. Afghanistan, negara di Asia Tengah yang berada di antara negara-negara pecahan Rusia yang berakhiran stan seperti Tajikistan, Turkmenistan, Pakistan dan stan-stan yang lain. Afghanistan, negeri yang penuh ironi. Perang melanda, selimut debu membungkus, ranjau mengancam, tetapi masih ada tawa bahagia di tengah kerontangnya padang ketika para penjinak ranjau kegirangan menemukan ranjau. Ranjau memang masih tersebar di negeri ini. Tidak sedikit rakyat Afghanistan terkena dampaknya yang menjadikannya negara dengan penyandang cacat terbesar di dunia.

Kemewahan bangunan di Kabul kontras dengan jalan becek dan hancur berlimbah lumpur di hadapannya. Sebuah kontras yang mewarnai negeri. Lebih jauh ke pedalaman Afghanistan, Agustinus menemukan wanita-wanita dalam pakaian warna-warni bebas melakukan aktifitas tanpa burqa.

Dalam buku ini, Agustinus mengajak kita berkelana menyusuri sisa-sisa kejayaan agama budha di Bamiyan, menyelami karakter penduduk Afghanistan yang multietnis, meminum teh cara Persia, menginap di samovar, bertemu wanita-wanita "tanpa identitas" dalam balutan burqa, menengok industri senjata yang menjadi industri rumahan hingga bermain dengan selonsong peluru. Sebagian besar penduduk Afghanistan sangat menghormati musafir. Mereka tetap memuliakan tamu meski hidup dalam keterbatasan. Memang sih, tidak selalu mulus penjelajahan Agustinus Wibowo. Dari kekurangan uang, kecopetan, percobaan pelecehan, transportasi yang susah nan mahal, hingga birokrasi yang njelimet. Namun, itulah seni berpetualang dan mengekplorasi.
Buku ini dilengkapi dengan peta Afghanistan agar pembaca bisa mengikuti alur perjalanan, tidak dengan mengandalkan imajinasi belaka. Beberapa foto membenarkan keindahan yang telah dituliskan Agustinus Wibowo. Sungguh negeri yang cantik. Benar, Agustinus Wibowo bukanlah seorang backpacker, melainkan explorer. Seperti yang tertulis pada kata pengantar di awal buku.


Rate: 4.5/5

Jun 26, 2012

Boneka Flanel Keledai

Siapa bilang saya sibuk di bulan Juni ini? Buktinya masih bisa membuat boneka flanel yang njelimet itu. Berawal dari nemu ebook membuat boneka di sini, saya jadi coba-coba ikutan buat. Kan di situ udah ada polanya, jadi tinggal cetak, trus gunting-gunting, lanjut jahit-jahit.

Kalau malas menuju di TKP, ini dia polanya dan langkah-langkah membuatnya.



Pola yang ada di ebook sedikit mengalami penyesuaian pada ukuran. Saya membuatnya lebih kecil sedikit, supaya bisa dijadiin gantungan kunci. Aslinya sih pakai kain buat boneka yang lembut itu, berhubung hanya punya kain flanel ya akhirnya pakai yang ada saja.

Ini dia si keledai flanel. Bagus kan? *PeDe*