Showing posts with label renungan pribadi. Show all posts
Showing posts with label renungan pribadi. Show all posts

Sep 9, 2025

[Renungan Receh] Sawang Sinawang


Beberapa waktu lalu, saya mampir ke rumah teman sebentar. Beneran hanya sekedar markir motor, ngasih titipan, terus pulang. Tidak ada acara ghibah berdua apalagi beramai-ramai. Tanpa mengetuk pagar rumahnya juga. Kebetulan dia sedang menyapu halaman. Sederhana ya. Tapi membuat saya iri sesaat.

Jul 16, 2019

[PhonePhotography] Langit Kaligawe Sore Itu

Terkadang mendongak ke atas itu perlu. Bukan untuk menyombongkan diri, tapi untuk mensyukuri ciptaan Allah yang ada di langit. 

Sore itu, matahari terbenam di langit Kaligawe menampilkan semburat sinarnya yang indah menerobos awan. Alhamdulillah mengambil rute Terboyo Timur - Kaligawe - Genuk Indah - Tlogosari - rumah. Bukan rute biasanya Jalan Woltermonginsidi.


Sep 13, 2018

Today's Quote : Mensyukuri Hari Ini

Biasanya jam pulang kerja, langsung ke parkiran motor setelah melakukan absensi. Cuss... pulang. Agak ngebut kadang. Namun, kemarin, entah kenapa mata menangkap sesuatu yang wow. Alhamdulillah. Cahaya matahari bersinar begitu indah diantara kumpulan awan sore. Menyemburat. Pokok'e apik wes. Tenan. Langsung saja mengeluarkan henpon untuk mengabadikannya. Iya, saya tahu pasti akan lebih indah jika menggunakan kamera DSLR dengan lensa puluhan juta itu. Alhamdulillah masih punya henpon bagus.


Dengan bantuan snapseed dan pengetahuan editing yang pas-pasan. Bapak security dan satu penjemput sengaja saya tutup dengan quote bijak ^^,

Semoga saya menjadi hamba yang selalu bersyukur atas nikmat Allah yang tidak terhitung banyaknya.

Feb 22, 2018

Kolam Teratai, Pelangi Dikala Badai?

Sudah hampir tiga minggu akses ke Kawasan Industri Terboyo Timur terendam banjir. Mengeluh? Nggak berguna. Berdoa agar air surut? Masih tiap hari dilakukan. Berdoa agar senantiasa sehat? Selalu dong. 

Tiga minggu saya piknik di Kaligawe water park. Sesekali dapat tumpangan sih. Fokus saya tiap berangkat kerja adalah ketinggian air dan kemacetan lalu lintas. Selutut kah atau sudah agak surut. Macet atau tidak hari ini. Iya, cuma itu.

Banjir tadi pagi. Lumayan dalam

Hingga suatu hari, Selasa lebih tepatnya, mata saya terarah ke keindahan diantara air banjir dan rob. Ada kolam teratai. Wow, bagus deh. Sebenarnya hanya genangan air sih. Tapi genangan air yang permanen, jadilah kolam. Teratainya warna ungu muda. Bunganya kecil. Menemukan kolam teratai di antara banjir dan rob itu ibarat melihat pelangi di tengah-tengah badai. Nyambung nggak sih? Maksa dikit gapapa kan ya.

Berdiam diri beberapa saat di tepi kolam membuat hati sedikit lebih tenang. Sayang nggak bisa berlama-lama, takut telat masuk kerja. 

Bagus kan? Coba di jepret sama potograper dan kamera bagus, pasti lebih cetar

Ternyata rekan-rekan kerja banyak yang belum tau loh tentang keberadaan kolam itu. Atau memang fokusnya seperti saya sebelumnya.

Alhamdulillah ya. Saya juga taunya pas jalan kaki ketika berangkat kerja.

Sesekali alihkan pandangan ke arah yang berbeda. Dan kau akan melihat sesuatu yang mungkin orang lain tidak lihat.

Selfi di tepi kolam, biar ga dibilang HOAX ^_^

Aug 28, 2013

Saya [Bangga] Pejuang ASI

Menurut saya, ASI itu penting banget untuk bayi. ASI diciptakan pas untuk bayi. Maka beruntunglah para ibu yang dikaruniai ASI. Ibu-ibu yang punya bayi tentu saja :D . Tetapi tidak semua ibu menyusui itu mau menyusui bayinya. Saya kaget ketika seseorang berkata “Menyusui itu membuang waktu.” Hah...? Yang bener aja? Kedua alis terangkat dan bibir menganga lebar sampai-sampai dua puluh tujuh lalat nangkring tanpa disadari. Nggak sih, bagian lalat itu terlalu didramatisir. Apapun alasannya, saya teramat tidak setuju. Sesibuk apapun, menyusui itu prioritas. Toh, pekerjaan rumah yang lain bisa menunggu untuk diselesaikan nanti. Kalaupun benar, menyususi itu membuang waktu, saya rela “membuang waktu” untuk Fio. Agak egois juga sih ketika saya harus berkerja dan Fio harus minum ASI bari botol. Tapi itu semua juga demi masa depan Fio juga. ASI perah masih lebih baik dari susu formula.

Setiap hari, di tempat kerja, saya selalu meluangkan waktu untuk memerah ASI. Setiap hari pula, saya membawa cooler bag lengkap dengan breast pump, botol ASI dan es batunya. Ribet ya? Saya nggak merasa tuh. Saya menikmatinya. Saya menikmati setiap detik menjadi seorang ibu. ASI saya memang tidak terlalu melimpah tapi mencukupi kebutuhan Fio. ASI perah masih lebih baik dari susu formula.

Saya tau, ada satu atau dua atau beberapa orang berpikir “Ribet amat merah ASI, kasih sufor aja beres.” Hey, saya saja nggak merasa ribet, kenapa sampean yang ribet ngurusin orang. :D Terserah sih orang mau berpikir dan berpendapat apapun, yang penting saya berjuang untuk Fio. Pemerintah saja menggalakkan pemberian ASI eksklusif hingga enam bulan. Hanya ASI saja. Tentu saja ASI perah masih lebih baik dari susu formula.

Alasan ASI eksklusif salah satunya “ekonomis”. Uang beberapa ratus ribu untuk pengeluaran susu formula dalam waktu satu bulan bisa saya alokasikan untuk kebutuhan lain. Dan pengeluaran susu formula itu berkelanjutan. Sedangkan jika membeli cooler bag dan breast pump, meskipun biayanya juga beberapa ratus ribu, tidak habis dalam waktu satu bulan. Garansinya saja satu tahun. Berarti estimasi umur alatnya juga satu tahun. Lebih hemat bukan. Allah sudah memberikan anugerah, kenapa tidak kita syukuri?

Soal kandungan gizi. Ah, jangan ditanya. Jelas ASI itu juaranya.
 
 

Tulisan ibu menyusui yang juga sekaligus ibu pekerja yang suatu hari nanti ingin jadi ibu rumah tangga sepenuhnya.


Aug 1, 2013

Jika ENGKAU Merindukanku

Saya tidak pernah tau kapan Allah SWT memanggil saya pulang. Yang pasti, Allah SWT telah menyiapkan tiket lengkap dengan hari, tanggal dan jam keberangkatan. Jika saat itu tiba, semoga tidak banyak urusan yang belum terselesaikan.
 
Ya Allah, tolong jaga Fio ketika saya tidak bisa lagi menjaganya. Saya tau, sekarang pun Engkau selalu menjaga Fio.
 
Ya Allah, jadikan Fio wanita solehah. Jangan biarkan dia salah arah dan salah memilih jalan hidup. Biarkan dia selalu menghembuskan nafas Islami. Saya ingin selalu bisa merawat, menjaga, menyayangi dan mesejahterakan Fio hingga dia dewasa. Hingga dia mampu berdiri di kaki sendiri. Hingga dia menemukan pendamping yang kelak menggantikan posisi kami sebagai orang tua. Namun bila Engkau merindukan saya sebelum semua itu terjadi, tolong jaga Fio. Tolong beri dia pendamping yang senantiasa mencintai dan menyayanginya.
 
Bila saya tidak bisa lagi berbakti pada suami, ibuk dan bapak, tolong jaga mereka juga. Dan pertemukan saya dengan orang-orang tercinta di surgaMu kelak. Aamiin, aamiin, aamiin.
 
Terimakasih ya Allah, ya Robb pemilik semesta.

Nov 15, 2012

Selamat Tambah Tua

:D Selamat tambah tua... Iya, ucapan itu yang banyak saya dapatkan hari ini. Huhuhuuuu... saya memang bertambah tua. Hari ini saya tepat berumur 28 tahun. Udah tua yak. 

Ulang tahun saya kali ini bertepatan dengan tahun baru hijriah 1434. Semoga semangat tahun baru juga memberi semangat untuk lebih mensyukuri hidup. Ulang tahun saya ke 27 bertepatan dengan hari pernikahan. Sedangkan ulang tahun ke 28 tahun ini bertepatan dengan 7 bulan kehamilan saya. Seneng deh. :D

Harapan saya semoga senantiasa diberikan keberkahan, kesehatan, keselamatan, kebahagiaan dan kelancaran rezeki. Semoga saya juga bisa menjadi istri dan ibu yang baik untuk suami dan anak-anak. Aamiin aamiin aamiin.

Terimakasih untuk semua ucapan dan doanya baik langsung, telepon, sms ataupun ucapan di fb. Semoga sukses untuk kalian semuanya.

Selamat ulang tahun buat saya dan untuk teman-teman yang berulang tahun hari ini, 15 November. Dan selamat tahun baru 1434 Hijriah. Semoga tahun ini lebih baik dari tahun kemarin.

Jan 1, 2012

Tahun Baru 2012

Malam pergantian tahun kemarin, kembali memilih di rumah saja seperti tahun sebelumnya. Namun tahun ini berbeda, ada beberapa teman yang ke rumah untuk merayakan pergantian tahun. Tidak ada pesta, hanya canda dan cerita.

Arang menyala, jagung dibakar, kembang api ikut meramaikan malam pergantian tahun. Selamat datang 2012. Selamat datang semangat baru. Selamat datang harapan baru.

Wah, kalender sudah diganti. Nggak terasa ya waktu cepat berlalu. Masih banyak keinginan dan kebutuhan yang belum bisa terpenuhi tahun lalu. Masih banyak cita-cita yang memerlukan usaha lebih keras lagi. Jika belum tercapai, mungkin usaha saya tidak cukup keras atau mungkin Allah mempunyai rencana dan kehendak lain.

Dan wish list saya tahun ini diantaranya:
1. Dikaruniai anak, nggak usah nunggu lama. Kalau boleh minta dan nawar, saya ingin punya anak kembar, meskipun tidak ada keturunan kembar dari keluarga saya maupun suami. Jika memang tidak kembar, yang penting sehat dan selamat.
2. Tahun ini bisa wisuda. :D Semoga lancar.

Sebenarnya masih banyak yang saya inginkan. Tetapi dua itu yang utama. List lainya ada di dalam hati dan pikiran. Allah Maha Mengabulkan keinginan dan harapan hambaNya. ^_^

Happy new year.

Nov 8, 2011

If Life Is So Short

Malam kemarin, saya menemukan cicak di dinding kamar dengan posisi yang tidak wajar. Diam, tak bergerak. Mungkin nyawanya sudah melayang. Atau hanya pingsan? Satu kaki cicak itu masih menempel di dinding. Tiga lainnya sudah tidak lagi. Tapi cicak itu tidak jatuh. Kena serangan jantungkah? Mati mendadak dengan posisi yang tidak enak.


Ya seperti itulah hidup, singkat. Bahkan terlalu singkat. Kita tidak pernah tau kapan ajal akan datang menjemput. Sekarang masih bernafas, masih menikmati indahnya mentari, masih menghirup wangi teh, masih sempat update blog, masih sempat baca milis, masih beraktivitas. Mungkin satu detik lagi, nafas terhenti, dan nyawa sudah tidak ada lagi. Hanya Allah yang tahu.

If life is so short, why won't you take a chance before we run out of time. Lanjut browsing dan baca milis Loenpia. :D

Oct 13, 2011

Hidup Ini Indah

"Saya pernah muda. Saya pernah punya pacar. Saya pernah disakiti. Saya juga pernah dikhianati. Tapi saya tidak pernah punya keinginan itu. "

"Sedih itu wajar. Sakit hati itu biasa. Terluka itu konsekuensi sebuah hubungan."

"Saya memang tidak tahu menahu apa yang kamu rasakan hingga kamu merasa putus asa. Tetapi, bukankah ada jutaan manusia merasakan sakit hati tiap detiknya? You're not the only one, girl."

"Laki-laki itu hilang satu datang sepuluh ribu. Jika perempuan tersakiti oleh satu laki-laki, akan ada ribuan lainnya yang akan menyembuhkan luka itu. Percayalah. Dengan satu syarat, kamu akan membuka hati dan memberikan kesempatan. Itu pilihanmu"

"Hey, kamu punya keluarga dan sahabat bukan? Obrolan ringan di sore hari mungkin bisa mengurangi penat di hatimu. Atau kamu malu bercerita kepada mereka? Ehmm... kamu bisa mengadu pada Tuhan. Hanya Dia pengobat segala kegalauan di hati umatNya. Kamu bebas, tak terikat waktu ataupun tempat. Dia selalu ada buat kamu, Dia senantiasa mendengar dan melihat. Kamu tak perlu malu. Tanpa kamu cerita, Dia tahu segalanya."

"Kamu sudah pernah mengunjungi Karimun Jawa? Sudah pernah menyusuri tembok China? Sudah pernah menyelam bersama ikan di Raja Ampat? Belum? Sayang sekali. Ada banyak keindahan di luar sana, dan kamu sudah tidak punya kesempatan lagi. Untuk menjelajah, untuk mempelajari, untuk sekedar menikmati indahnya ciptaan Tuhan. Yeach, itu pilihanmu"

"Sudah berapa judul buku hebat yang kamu baca? Apa? Kamu tidak suka membaca? Oke, lagu apa yang kamu sukai? Siapa penyanyi kesukaannmu? Apakah lagu-lagu mereka tidak bisa menghiburmu? Kalau saya suka lagu Maliq & D'Essentials yang judulnya Mata Hati & Telinga. Saya suka mendengarkannya ketika hati gelisah dan galau. Sedikit memberi pencerahan.

buka mata, hati, telinga
sesungguhnya masih ada yang lebih penting dari sekedar kata cinta
 
yang kau inginkan tak selalu yang kau butuhkan  
mungkin memang yang paling penting 
 cobalah untuk membuka mata hati telinga Buka mata hati telinga

Kamu nggak suka ya? Atau nggak tahu? Sayang ya, kamu udah nggak bisa ngedengerin lagu itu lagi. Liriknya kena banget tuh buat yang lagi patah hati. Kembali lagi, itu pilihanmu."

"Kamu menyesal sudah ngambil keputusan itu? Apakah waktu itu kamu tidak berpikir ribuan kali atau setidaknya tiga kali? Kamu terlalu sakit hati? Terus, dengan kamu bunuh diri, apakah kamu mendapatkan kembali cinta itu? Atau ini hanya sebuah pembuktian seberapa besar cintamu untuknya? Untuk dia yang tidak pantas untuk kamu cintai."

"Hidup itu pilihan, tiap pilihan ada konsekuensinya masing-masing. Ini pilihan yang terlanjur kamu ambil dan SALAH. Hidup ini indah, cobalah  nikmati dan syukuri tiap detiknya. Life can be fun if you really want to"
Sesungguhnya masih ada yang lebih penting dari sekedar kata cinta ooo..
Yang kau inginkan tak selalu
Yang kau butuhkan mungkin memang yang paling penting
Cobalah untuk membuka mata hati telinga
a mata hati telinga
Sesungguhnya masih ada yang lebih penting dari sekedar kata cinta ooo..
Yang kau inginkan tak selalu
Yang kau butuhkan mungkin memang yang paling penting
Cobalah untuk membuka mata hati telinga

Sep 8, 2011

Koran dan Lebaran


Allahu akbar... Allahu akbar... Allahu akbar... Laa ilaaha ilallaahu allaahu akbar... Allahu akbar...Wa lillaah ilhamd


Takbir berkumandang di malam hari hingga menjelang pagi. Bersahut-sahutan mengagungkan nama Allah SWT. Semua berbahagia menyambutnya. Ritual Idul Fitri yang biasa dijalankan warga Indonesia diantaranya mudik, ketupat opor, petasan, kembang api, kue-kue kering, silaturahmi, dan sholat Ied. 


Berduyun-duyun, mereka yang merayakan lebaran, mendatangi masjid-masjid untuk menunaikan sholat Ied. Tahun ini saya memilih Masjid Agung Jawa Tengah. Pernah juga melaksanakan sholat Ied di masjid Baiturrahman Simpang Lima. Dan fenomena ini juga terjadi. Iya, koran bekas alas sholat terbengkalai begitu saja. Seolah semuanya ingin segera pulang. Tidak ada yang peduli. Dan hal ini terjadi hampir setiap tahun, baik Idul Fitri maupun Idul Adha. Memang sih ada petugas kebersihan yang akan membereskan semuanya. Tapi alangkah lebih baik, jika masing-masing dari kita melipat sendiri koran bekas nya dan membuangnya ke tempat sampah. Atau paling tidak, mengumpulkannya di satu tempat agar petugas kebersihan lebih mudah membereskannya. 

Entah apa yang ada di benak orang-orang itu. Bukankah di hari itu, manusia kembali fitri yang berarti otak dan pikirannya tercerahkan. Setelah sebulan sebelumnya berlomba-lomba mendapat pahala, rahmat, berkah, berbuat baik, berharap mendapat ampunan dari segala dosa. 

 Masjid Agung Jawa Tengah 31 Agustus 2011

Masjid Agung Jawa Tengah 31 Agustus 2011

Lebaran memang sudah lewat seminggu lebih, tapi suasana libur lebaran masih berasa bukan? :D  Jadi, sudahkah Ramadhan dan Idul Fitri membuat kita menjadi manusia yang lebih baik? Bahkan untuk hal-hal yang kecil dan sepele.

Jul 8, 2011

[Motivasi] Tukang Gembok dan Muridnya

Alkisah, seorang ahli kunci yang sangat termashyur bermaksud mewariskan satu ilmu tertinggi dalam dunia perkuncian. Ahli kunci itu memiliki dua murid yang sama-sama pandai. Beberapa tahun dididik, keduanya sudah mahir dan menguasai semua teknik membuka segala jenis gembok. Hanya saja ilmu tertinggi harus diwariskan kepada satu orang yang benar-benar memenuhi kriteria. Untuk menentukan pewaris ilmunya, si ahli kunci mengadakan ujian untuk kedua muridnya.

Maka disiapkannya dua peti yang digembok rapat dan didalamnya diisi datu bungkusan barang berharga. Kedua peti ditempatkan di kamar yang berbeda namun bersebelahan. Kedua murid diberikan tugas yang sama yaitu membuka gembok peti tersebut.

Tidak lama kemudian, murid yang pertama keluar lebih dulu dan tampak berhasil menyelesaikan tugasnya. Sang guru pun berkata “Bagus… kau berhasil. Apa isi peti itu?” Dengan rasa percaya diri dan perasaan penuh kemenangan, murid pertama menajwab “Di dalam peti ada sebuah bungkusan. Dan didalam bungkusan ada sebuah permata yang berkilauan. Indah sekali.”

Mendengar jawaban yang polos itu, sang guru tersenyum. Ia segera menoleh kepada murid kedua yang baru saja keluar dari kamar yang satu lagi. Ia langsung menanyakan hal yang sama. “Bagus… kau juga berhasil. Apa isi peti itu?” Mengetahui dirinya kalah cepat dalam membuka gembok, dia hanya menjawab dengan pelan, “Saya hanya membuka gembok peti itu, lalu keluar. Saya tidak membuka petinya, apalagi melihat isinya.”

Mendengar jawaban itu, sang ahli kunci tersenyum puas. “Baiklah, berdasarkan ujian tadi, maka kau murid kedua… kaulah pemenangnya. Engkaulah yang akan mewarisi ilmu tertinggi dalam dunia perkuncian yang aku miliki.”

Keputusan itu membuat murid pertama kaget. Mendengar ungkapan kekecewaan muridnya, sang ahli kunci tersenyum bijak. “Murid-muridku, dengarlah…. Profesi kita adalah tukang kunci dan tugas kita adalah membantu orang membuka gembok yang kuncinya hilang atau rusak. Jika gembok sudah terbuka, maka tugas kita selesai. Kalau kita ingin melihat isinya, itu berarti melanggar kode etik kita sebagai tukang kunci. Tidak peduli apapun pekerjaan kita, moral dan etika professional harus dijunjung tinggi. Tanpa moral dan etika, maka seorang ahli kunci bisa dengan mudah beralih profesi menjadi seorang pencuri. Kalian mengerti?”

Mendengar hal itu, murid pertama mengangguk-anggukan kepala. Dia menyadari dimana letak kesalahannya. Walaupun kecewa karena dirinya tidak bisa menjadi pewaris ilmu tertinggi sang guru, ia merasa mendapatkan ilmu yang sangat berharga. Ilmu mengenai moral dan etika professional.

**

Jika kita tidak bisa mengendalikan godaan pikiran negative, kita bisa terjerumus dalam pelanggaran-pelanggaran, yang akibatnya bisa sangat fatal pada karir dan masa depan. Kalau kita dapat menjalankan etika dan moralitas secara sinergis dalam profesi kita, maka akan terbangun sifat dapat dipercaya. Trust adalah mata uang yang berlaku dimana-mana. Bahkan trust adalah daya ungkit yang bisa menjadi pemacu karir maupun kesuksesan kita sebagai seorang professional.

Andrie Wongso, 16 Wisdom & Succes Classical Motivatin Stories 2, Hal. 133-136

Apr 4, 2011

Offroad di Jalan Citarum

Ah, lama sekali tidak melewati jalan Citarum. Apa kabar jalanan itu? Jalan yang identik dengan rob, banjir, penuh lubang bekas hantaman meteor dibeberapa tempat.

Dan jumat kemarin aku melewatinya. Ternyata jalan itu sedang dalam perbaikan. Syukur deh, karena kondisinya emang memprihatinkan sejak berbulan-bulan lalu. Karena sudah terlanjur, aku tetep lewat aja. Beuhhh... kondisinya lebih cocok untuk offroad. Jalan tanah yang diguyur hujan, jadi bergelombang dan becek. Ada ojek nggak ya? Emmm...sepertinya ada kok.

Perlu konsentrasi tingkat tinggi agar motor tetap dalam kendali. Licin banget. Ditambah guyuran air hujan yang turun deras. Sepertinya mereka tidak sabar ingin segera sampai di bumi. Basah kuyup deh, nggak bawa jas hujan sih. :( Macet menambah perjuangan untuk melewati jalan ini. Pokoknya harus extra hati-hati. Tapi seru kok, apalagi kalau motornya pakai motor offroad gitu, pasti tambah asyik deh.

Sama halnya dengan menjalani hidup. Tidak mudah memang, tetapi harus tetap berjuang. Hidup nggak selamanya seperti jalan tol, yang lurus, halus, dan bebas hambatan. Nggak ada kan jalan tol yang berlubang dan punya lampu merah? Hidup itu ibarat jalan Citarum, meski jelek, macet, becek, licin, kita tetap harus melewatinya. Dan air hujan itu seperti cobaan yang selalu ada dalam kehidupan. Dengan konsentrasi, fokus, waspada, hati-hati dan tetap berdoa, jalan Citarum pun terlewati dengan selamat. Setelah itu kita melewati jalan Soekarno Hatta yang lurus, sepi, nggak berlubang. Bisa tancap gas. Semoga kita bisa melewati hidup yang penuh cobaan ini. Semangat.

Tapi perbaikan jalan itu kok lama ya?

Jan 1, 2011

2011, Semoga Lebih Indah

Wah...udah masuk tahun 2011.... Kok sepertinya setahun cepat sekali berlalu. Emm... umurku makin bertambah, sisa hidupku jadi makin berkurang.

Malam pergantian tahun, selalu identik dengan pesta kembang api dan gegap gempita terompet. Seolah merupakan perayaan wajib menyambut tahun baru. Semua sibuk menyambut tahun baru. Semua bahagia menyambut tahun baru.

Tapi pergantian tahun ini berbeda bagiku. Tidak ada pesta kembang api seperti tahun lalu. Tidak ada pesta barbeque di pantai bersama teman-teman seperti tahun sebelumnya. Ataupun tidak ada acara konvoi keliling kota dan jelajah pantai seperti tahun sebelumnya lagi. Tidak ada hingar bingar musik menemani pergantian tahun. Tahun ini, aku sengaja di rumah. Saatnya merayakan tahun baru dengan sesuatu yang berbeda. Yup, saatnya mengevaluasi diri. Benar-benar menyepi, merenung, dan mengevaluasi apa yang sudah aku capai dan apa yang belum aku dapatkan di tahun 2010. Dan tidak ada hura-hura tanpa tujuan seperti dulu. Mengevaluasi diri, apakah aku sudah menjadi manusia baik yang enggak ngerugiin orang lain, keluarga bahkan negara. Dan ternyata belum.

Tak lupa juga bersyukur atas semua berkah dan anugrah yang sudah Allah berikan di tahun 2010. Bersyukur dengan cobaan yang juga Allah berikan. Cobaan menjadi penguat iman dan penyeimbang dalam hidup agar kita sebagai manusia selalu mengingatNya. Tidak terlena dengan anugrah semata.

Harapan di 2011? Banyak sih, pengen lulus tepat waktu, pengen dapet kerjaan yang lebih baik, pengen lebih dewasa, enggak egois, pengen langsing juga ^_^, tetep sehat, rezeki lancar, banyak teman, selalu disayang pacar. Pengen menikah dengan seseorang yang mencintaiku. Buat keluarga (bapak dan ibuku sayang) semoga tetap dilimpahi karunia kesehatan, kebahagiaan, kemudahan hidup dan keharmonisan. Dan harapan terbesar ku, aku ingin Indonesia menjadi negeri yang makmur buat rakyatnya. Bukan hanya buat beberapa golongan saja. Jika Indonesia makmur, mudah-mudahan hidup menjadi lebih mudah, enggak seberat sekarang. Dan masih banyak sejuta harapan, impian, cita-cita lainnya yang kusimpan rapi dalam hatiku.

Tetap berjuang, tetap berusaha, tetap bersyukur dan tetap semangat. Happy new year, wish our dreams come true. Semoga 2011 lebih indah.

Oct 14, 2010

Pasti PAS

Mereka bilang, wajahmu pas-pasan. Tetapi aku memilihmu.

Wajahmu emang pas kok. Hidung cuma satu dengan dua lubangnya. Mulut pun juga satu. Dua mata, satu jidat, dua pipi, satu dagu. Semuanya pas, nggak ada yang kurang atau berlebih.

Mereka bilang, modalmu pas-pasan. Tetapi aku memilihmu.

Kamu punya modal keberanian tuk nyatakan cinta. Kamu punya modal ketulusan hati tuk memberikan kasih. Kamu punya modal kesabaran tuk belajar memahamiku. Kamu punya modal sayang tuk selamanya mencintaiku.

Mereka bilang, aku bisa mendapatkan seseorang yang lebih darimu.

Lebih yang seperti apa?

Lebih ganteng? Bukankah jika engkau menua nanti, seganteng apapun, wajahmu tetap jadi keriput. Takkan ada sisa kegantengan di masa mudamu dulu.

Lebih kaya? Bukankah kekayaan hanya titipan Allah semata dan sewaktu-waktu Allah bisa mengambilnya kembali meskipun kita tidak rela.

Lebih berpendidikan? Bukankah gelar sarjana tidak menjamin manusia itu terpelajar. Liat saja ulah beberapa para pejabat.

Aku tahu, Allah sudah mengatur semuanya. Seperti halnya tak ada selembar daun jatuh tanpa sepengetahuanNya. Termasuk urusan hati manusia. Allah sudah menentukan kadar PAS-nya.

Lampu Ijo

Pagi ini, malas itu kembali menghantuiku saat berangkat ke kantor. Susah kali diusir "malas" itu. Huh, seandainya dia berwujud, udah kutendang jauh ke Antartika, biar nggak balik lagi ke Semarang. Meski malas menyerang, harus tetap ke kantor.

Tumben perjalanan hari ini begitu lancar. Di traficlight Supriadi, pas dapet lampu ijo. Hmmm...lumayan. Di depan pasar Gayamsari yang biasanya macet, pun lancar dan aman. Sama halnya di perempatan jalan Gajah. Ke kiri jalan terus biasanya tak pernah lepas dari kemacetan. Tapi hari ini kok lancar banget ya. Sampai di traficlight pasar Mrican, dapet ijo lagi. Alhamdulilaah. Dan di traficlight lampersari/sompok (nggak tau sih) dapet ijo lagi tanpa harus berhenti nungguin si merah itu berubah warna. Di traficlight pertigaan Java Mall, semua lancar terkendali. Dan traficlight terakhir Kaliwiru (pertigaan Jl Sultan Agung, Dr Wahidin dan Teuku Umar) lagi lagi si ijo menyala. Beruntungnya aku hari ini, tak menemui kemacetan dan lampu merah. Jarang2 loh ngalamin kejadian ini.

Seandainya hidupku selancar perjalanan ke kantorku hari ini, betapa senangnya. Emmm...tapi hidup lurus dan lancar tanpa hambatan tu kurang seru. Dengan masalah-masalah dalam hidup, kita jadi lebih dewasa. Jadi lebih mengerti arti hidup dan pada akhirnya jadi lebih bersyukur.

Jan 14, 2010

Cinta???

Hari ini curhat seorang teman tentang cinta. Cinta, satu kata penuh makna. Bukan bermaksud buat nyebar aib atau apalah. Hanya sekedar sharing. Love is so complicated. Cinta bisa membuat otak jadi nggak normal. Berpikir jadi nggak rasional. Entahlah.

****==****
mr.x : dan
dani: opo
mr.x : km pernah menanti cow ga
dani: pernah
mr.x : tapi tuh cow suka ga
dani: suka
dani: kan pernah jadian, putus
mr.x : ooo
mr.x : berpa lama pedekatenya
dani: pdkt mbuh, tp jadian selama 3 thn
dani: nah, pasca putus itu, masih menantinya
mr.x : sampae detik ni ya
dani: nggak lah
dani: life goes on
dani: sia-sia cuma nungguin dia
mr.x : dan
mr.x : br kali ni aku stuck ma cew
mr.x : aku dibikin kayak orang gila
mr.x: apa karena aku anggap dia stock yg terbaik ya
dani: ket biyen kan wes edan
mr.x: halahhh
mr.x: edane bedo yooo
dani: biyen aku juga gitu, tp mikir, mikir dan mikir lagi
dani: masih banyak hal yg lebih penting dari sekedar cinta
mr.x: ya aku ga nyari cinta kok
mr.x: aku nyari calonisteri
mr.x: aku merasa mantap ma dia
mr.x: jadi aku bilang ke dia kalo aku mo seriusan ampe ke tali pernikahan
dani: berjuanglah!!!!!!!!
dani: ki ndak cew sing mbok ceritain kemaren?
mr.x: yup
mr.x: aku kalo dah ngelupain
mr.x: eh tiba tiba dia sms aku
mr.x: nanyain lagi ngapain
mr.x: aku jd bingung nih cew bermaksud apa
dani: tu cew masih ragu mo nerima km, tapi nggak rela 100% nglepas km
mr.x: padahal aku dah bermaksud ngelupain dia
mr.x: tapi dia kembali menghujamkan pisau ke hatiku
mr.x: luka yg hendak tertutup kembali tersayat
dani: lebay ah
dani: nyantai wae soal cewek
dani: kalo km pikir, she's the one, masih banyak yg lain kok, entah kapan atau dimana km nemuinnya, pasti ada yg lebih baik darinya. sesuatu datang di saat yg tepat
mr.x: itu pasti
x: cuma masalahnya aku lum kenal
dani: kalo jodoh, nggak akan kemana kok
mr.x: iya juga ya
mr.x: jangan jangan jodohku ma yg chat nie
dani: haiyah. ngelantur neh.
dani: cewek baik nggak ngeliat harta sang kekasih, tp perhatian sikap dan kepribadiannya
mr.x: dan ngasih tahu orang lain tuh gampang ya
mr.x: jalaninnya susah
dani: emang sih
dani: tp kan saiki mikire: nggak ada masalah yg nggak akan berakhir kok, semua ada hikmahnya
mr.x: kadang ada perasaan seperti ini
mr.x: jika bunuh diri tuh halal aku pengen bunuh diri
mr.x: hehehe lebay ya
dani: hahahahaaaaaaaaa
dani: hidup itu indah
mr.x: nah hidup itu indah jika hati bahagia
mr.x: kalo hati ga bahagia
mr.x: hidup merasa ga ada gunaya
dani: life indeed can be fun IF YOU REALLY WANT TO
dani: kyk lagune desree
dani: cari kesibukan lain, ben rodo iso melupakan dia
dani: dan banyak2 berdoa wae
mr.x: justru itu ditengah kesibukan kok jadi ingat dia
mr.x: kalo aku liat cew jadi ingat dia
mr.x: piye jal
mr.x: parah yaaa
dani: yoi
dani: banyak berdoa wae
mr.x: itu udah
mr.x: ga tahu deh dan
mr.x: km doain jg to sebagai tmn
mr.x: trim yo
dani: iyo, tak bantu doa
mr.x: temanmu lagi butuh semangat nih supaya tetap bisa mengarungi hidup walo dengan kehampaan ati
dani: semoga km ga bunuh diri cmn krn cinta
mr.x: trim dan
mr.x: hehehehe
mr.x: aminn
dani: sholat sik, mohon petunjuk
mr.x: iya
mr.x: aku jg mo sholat
****==****

Sekilas pembicaraannya nggak begitu menarik, tapi ada satu kalimatnya yang bikin aku kaget. "jika bunuh diri tuh halal aku pengen bunuh diri". Hah? Masak sih sampai segitunya? Segitu besarkah kekuatan cinta di antara manusia?

Nah disini mungkin iman dan dukungan orang-orang terdekat yang menjadi tameng. Menjauhkan pikiran "bunuh diri" gara-gara cinta.

Percaya pada Allah SWT bahwa jodoh sudah diatur. Tak perlulah kita menyiksa diri karena cinta bertepuk sebelah tangan. Hidup ini indah. Sayang kalo hanya disia-siakan.

Life indeed can be fun if you really want to..... (Life-Desree)
PS: maaf, percakapan dlm bahasa campuran, Jawa-Indonesia

Aug 31, 2009

Dia hebat (menurutku...)


Hari ini sudah seminggu lebih kita menjalankan puasa wajib Ramadhan. Bagi kita yang sudah terbiasa menjalankannya dengan suasana kerja di dalam ruangan ber-AC, mungkin nggak terlalu masalah. Berbeda dengan mereka yang kurang beruntung, yang harus bekerja di bawah terik matahari. Pun yang bekerja dengan extra tenaga.

Pagi tadi, rutinitas harian dimulai lagi. Mungkin yang membuat sedikit perbedaan, rumah yang kutinggali sedang dilakukan renovasi. Maklum, banjir bulan Februaru lalu, mengharuskan rumahku untuk direnovasi. Ditinggikan lebih tepatnya, agar banjir tidak lagi menggenang di dalam rumah. Capek ngurasnya. ^_^

Dari kamar, sekilas kudengar percakapan ibuku dengan tukang dan kuli bangunan yang mengerjakan renovasi rumah.
Ibu : "Siyam mas?"
Tukang : "Inggih buk. Insya Allah."
Ibu : "Lha mas'e?"
(mungkin yang ibu maksud adalah kuli bangunan yang satu lagi)
Kuli : "Inggih buk."

Percakapan yang cukup singkat. Tapi coba deh bayangkan. Seorang kuli bangunan tetap berusaha puasa. Dia hanya menginginkan ridho Allah. Meskipun berat dan energi terkuras, tetap ia jalankan karena dia sadar puasa Ramadhan adalah kewajiban setiap muslim yang beriman.

Puasa tidak boleh dijadikan alasan untuk bermalas-malasan. Tetap beraktivitas seperti biasa tanpa mengurangi kekhusyukan puasa. Beruntunglah mereka yang dapat berpuasa selama bulan Ramadhan, karena puasa itu dapat membersihkan Rohani manusia.

Aug 14, 2009

Lelaki itu ...

Hari itu, aktifitasku dimulai seperti biasa. Bangun pagi, siap-siap ke kantor. Rutinitas sehari-hari yang kadang-kadang membuatku bosan. Seperti biasa juga, ada customer datang silih berganti membawa barang-barang yang rusak untuk diganti dengan yang baru. Semuanya tampak biasa saja bagiku.


Siang itu, seorang customer datang dengan Hard disknya yang rusak. Karena masih dalam garansi penggantian. Segera saja aku bergegas ke gudang untuk mengambilkannya hard disk yang baru. Ketika sampai di koridor menuju gudang, ternyata lagi ada pengiriman barang. Berpuluh-puluh kardus memenuhi koridor, yang merupakan satu-satunya akses menuju gudang. Karena tak bisa melewatinya, akhirnya kuputuskan untuk menundanya sebentar, dan aku meminta customer itu untuk bersabar sementara waktu.


Beberapa saat aku kembali lagi, dan kulihat salah satu kuli angkutnya sudah beruban. Perasaan kasihan bercampur dengan salut. Kulitnya yang hitam mulai menampakkan keriput disana-sini. Rambutnya hampir seluruhnya telah berubah warna. Nafasnya memburu, keringatnya bercucuran, peluh membasahi kaos coklat yang ia kenakan. Sejenak dalam hati aku berpikir, dia yang sudah tua masih saja membanting tulang. Bukankah seharusnya, dia yang sudah senja, diam dirumah dan menikmati masa tuanya. Bermain bersama cucu-cucunya.


Tapi pasti ada ribuan alasan kenapa dia masih bekerja di hari tuanya. Tapi aku salut banget dengan bapak tua itu. Masih bersemangat. Saat itu, aku malu dengan diriku sendiri. Aku masih muda, masih banyak impian yang ingin kuraih, tapi terkadang aku malas. Malas ke kantor, malas berangkat kuliah. Padahal yang harus kulakukan tidak seberat pekerjaan bapak itu. Malu pada diri sendiri.


Lalu aku juga teringat dengan seorang pemuda yang kulihat di perempatan jalan minggu lalu. Berperawakan agak gemuk, dan kutaksir kira-kira 26 tahun usianya. Tak ada sedikitpun perasaan iba ketika dia menyodorkan sterofoam bekas pop mi kearahku. Sambil memberikan isyarat menolak dengan tangan kananku, aku berlalu karena memang traffic light sudah menyala hijau. Badannya masih segar meskipun kulitnya terbakar matahari. Masih dalam usia produktif, seharusnya dia tidak menggantungkan hidupnya dari belas kasihan orang alias pengemis. Masih banyak pekerjaan yang bisa dia dapatkan dengan postur tubuh seperti itu. Entah menjadi kuli panggul di pasar, tukang parkir, tukang ojek atau pekerjaan apapun yang penting halal dan bukan pengemis.



Sangat kontras dengan semangat bapak tua kuli angkut tadi. Sebagai manusia, kita harus tetap semangat dan tetap bekerja keras. Jangan biarkan usia mengalahkan kita.


Keep on fighting…!!!

Jul 7, 2009

Stop Complaining!

Hari ini terasa begitu berat, customer datang silih berganti. Sampai jam makan siangpun terpotong hanya demi melayani pelanggan. Sempat dalam hati berpikir, Ya Allah, berat sekali hari ini. Sounds pesimis banget.

Sore hari baru sempet buka YM. Baru bisa sedikit bernapas lega. And gw chat ma temen kampus.
Fajar : Kemaren kamu nggak masuk dan?
Danie : capek banget gw. Ampe musti kerokan neh.
Fajar : wah, oleh2 dari baron kemaren ya?
(note : hari minggu kemaren emang jalan ke Baron, restoran Seafood, setelah nonton Tansformer)
Danie : iya kali. capek kerja juga. jadi pengen resign trus istirahat.
tapi kontrak gw masih lama, masih 10 bulan lagi.
Fajar : santai aja. kita udah hidup selama 26 tahun aja terasa singkat kok.

Glekk... bener juga. Gw langsung dapat pencerahan. Iya juga ya. 25 tahun sudah gw hidup. Udah 25 kalender gw abisin. Tapi terasa begitu singkat hidup ini. Kadang sempet berpikir, apa yang udah gw capai selama 25 tahun ini?

Hidup ini indah. Dan hidup emang harus dinikmati. Karena setiap detik yang terlewati tidak akan pernah kembali lagi. Manfaatkan setiap detik untuk sesuatu yang berguna. And STOP COMPLAINING about your life.